Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

SISTEM ENDOKRIN PADA MANUSIA

SISTEM ENDOKRIN PADA MANUSIA

PENGERTIAN
Kelenjar endokrin atau kelenjar buntu adalah kelenjar yang nengirimkan hasil sekresinya langsung ke dalam darah ang beredar dalam jaringan kelenjar tanpa melewati duktus atau saluran dan hasil sekresinya disebut hormon.
Beberapa dari organ endokrin ada yang menghasilkan satu macam hormon (hormon tunggal) disamping itu juga ada yang menghasilkan lebih dari satu macam hormon atau hormon ganda misalnya kelenjar hipofise sebagai pengatur kelenjar yang lain.
FUNGSI KELENJAR ENDOKRIN
  1. Menghasilkan hormon-hormon yang dialirkan ke dalam darah yang diperlukan oleh jaringan-jaringan dalam tubuh tertentu.
  2. Mengontrol aktifitas kelenjar tubuh.
  3. Merangsang aktifitas kelenjar tubuh.
  4. Merangsang pertumbuhan jaringan.
  5. Mengatur metabolisme, oksidasi, meningkatkan ab­sorpsi glukosa pada usus halus.
  6. Mempengaruhi metabolisme lemak, protein, hidrat arang, vitamin, mineral dan air.
KELENJAR ENDOKRIN PADA MANUSIA

A. KELENJAR HIPOFISE
Suatu kelenjar endokrin yang terletak didasar tengkorak .yang memegang peranan penting dalam sekresi hormon dari semua organ-organ endokrin.
Dapat dikatakan sebagai kelenjar pemimpin sebab hor­non-hormon yang dihasilkannya dapat mempengaruhi pekerjaan kelenjar lainnya. Kelenjar hipofise terdiri dari 2 lobus.
Lobus anterior (adenohipofise). Menghasilkan sejumlah hormon yang bekerja sebagai zat pengendali produksi :an semua organ endokrin yang lain.
1)    Hormon somatotropik, mengendalikan pertumbuhan tubuh.
2)    Hormon tirotropik, mengendalikan kegiatan kelenjar tiroid dalam menghasilkan hormon tiroksin.
3)    Hormon adrenokortikotropik (ACTH), mengendalikan kelenjar suprarenal dalam menghasilkan kortisol yang berasal dari korteks keler jar suprarenal.
4)    Hormon gonadotropik berasal dari Follicle Stimulating Hormone (FSH) yang merangsang perkembangan folikel degraf dalam ovarium dan pembentukan sper­matozoa dalam testis.
5)    Luteinizing Hormone (LH), mengendalikan sekresi estrogen dan progesteron dalam ovarium dan tes­tosteron dalam testis. Interstitial Cell Stimulating Hor­mone (ICSH).
Lobus posterior disebut juga Neurohipofise. Mengeluarkan 2 jenis hormon  ;
  1. Hormon anti diuretik (ADH), mengatur jumlah air yang keluar melalui ginjal membuat kontraksi otot polos ADH disebut juga hormon pituitrin.
  2. Hormon oksitoksin merangsang dan menguatkan kontraksi uterus sewaktu melahirkan dan mengeluar­kan air susu sewaktu menyusui. Kelenjar hipofise ter­letak di dasar tengkorak, di dalam foss hipofise tulang spenoid.

HORMON HIPOFISIS ANTERIOR DAN ORGAN TARGETNYA

KELENJAR TIROID
Terdiri atas 2 buah lobus yang terletak disebelah kanan dari trakea diikat bersama oleh jaringan tiroid dan yang melin­tasi trakea di sebelah depan. Merupakan kelenjar yang terdapat di dalam leher bagian depan bawah, melekat pada dinding Taring.
Atas pengaruh hormon yang dihasilkan oleh kelenjar hipofise lobus anterior, kelenjar tiroid ini dapat mempro­duksi hormon tiroksin.
Adapun fungsi dari hormon tiroksin; mengatur per­tukaran zat/metabolisme dalam tubuh dan mengatur per­tumbuhan jasmani dan rohani.
Struktur kelenjar tiroid terdiri atas sejumlah besar vesikel-vesikel yang dibatasi oleh epitelium silinder, disa­tukan oleh jaringan ikat. Sel-selnya mengeluarkan sera, cairan yang bersifat lekat yaitu; Koloidae tiroid yang me­ngandung zat senyawa yodium dan dinamakan hormon tiroksin.
Sekret ini mengisi vesikel dan dari sini berjalan ke aliran darah baik langsung maupun melalui saluran limfe.
Fungsi kelenjar tiroid, terdiri dari:
1)    Bekerja sebagai perangsang proses oksidasi.
2)    Mengatur penggunaan oksidasi.
3)    Mengatur pengeluaran karbondioksida.
4)    Metabolik dalam hal pengaturan susunan kimia dalam jaringan.
5)    Pada anak mempengaruhi perkembangan fisik dan mental.
Hipofungsi dapat menyebabkan penyakit kretinismus dan penyakit miksedema.
Hiperfungsi menyebabkan penyakit eksotalmikgoiter. Sekresi tiroid diatur oleh sebuah hormon dari lobus anterior kelenjar hipofise yaitu oleh hormon tirotropik.
Fungsi kelenjar tiroid sangat eras bertalian dengan kegiatan metabolik dalam hal pengaturan susunan kimia dan jaringan bekerja sebagai perangsang proses oksidasi, mengatur penggunaan oksigen dan mengatur pengeluaran karbondioksida
Hiposekresi hipotiroidisme. Bila kelenjar tiroid kurang mengeluarkan sekret pada waktu bayi mengakibatkan suatu keadaan yang dikenal sebagai kretinisme berupa hambatan pertumbuhan mental dan fisik, pada orang dewasa kekurangan sekresi menyebabkan miksedema pro­ses metabolik mundur dan terdapat kecenderungan untuk, bertambah berat, geraknya lambat, cars berfikir dan ber­bicara lamban, kulit menjadi tebal dan keringat, rambut rontok, suhu-badan di bawah normal dan denyut nadi per­lahan.
Hipersekresi penambahan sekresi kelenjar tiroid dise­but hipertiroid dimana semua gejalanya merupakan kebalikan dari miksedema yaitu: kecepatan metabolisme meningkat suhu tubuh tinggi, berat badan turun, gelisah, mudah marah, denyut nadi naik.
Vaskuler mencakup fibrilasi atrium kegagalan jantung pada keadaan yang dikenal sebagai penyakit trauma atau gondok eksoptalmus, mata menonjol keluar, efek ini dise­babkan terlampau aktifnya hormon tiroid, ada kalanya tidak hilang dengan pengobatan.
KELENJAR PARATIROID
Terletak disetiap sisi kelenjar tiroid yang terdapat di dalam leher, kelenjar ini bedumlah 4 buah yang tersusun ber­pasangan yang menghasilkan para hormon atau hormon para tiroksin. Kelenjar paratiroid berjumlah 4 buah.
Masing-masing melekat pada bagian belakang kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid menghasilkan hormon yang ber­fungsi mengatur kadar kalsium dan fosfor di dalam tubuh.
Hipoparatiroidisme. Terjadinya kekurangan kalsium di dalam darah atau hipokalsemia mengakibatkan keadaan yang disebut tetani, dengan gejala khas kejang khususnya pada tangan dan kaki disebut karpopedal spasmus, gejala-gejala ini dapat diringankan dengan pemberian kalsium.
Hiperparatiroidisme. Biasanya ada sangkut pautnya de­ngan pembesaran (tumor) kelenjar. Keseimbangan distri­busi kalsium terganggu, kalsium dikeluarkan kembali dari tulang dan dimasukkan kembali ke serum darah. Akibatnya terjadi penyakit tulang dengan tanda-tanda khas beberapa bagian kropos. disebut osteomielitis fibrosa sistika karena terbentuk kristal pada tulang, kalsiumnya diedarkan di dalam ginjal dan dapat menyebabkan batu ginjal dan kega­galan ginjal.
Fungsi paratiroid;
  1. Mengatur metabolisme fospor.
  2. Mengatur kadar kalsium darah.
Hipofungsi, mengakibatkan penyakit tetani. Hiper­fungsi, mengakibatkan kelainan-kelainan seperti; Kele­mahan pada otot-otot, sakit pada tulang, kadar kalsium dalam darah meningkat begitu juga dalam urin, dekol­sifikasi dan deformitas, dapat juga terjadi patch tulang spontan.
Kelainan-kelainan di atas dapat juga terjadi pada tumor kelenjar paratiroid.
KELENJAR TIMUS
Terletak di dalarn mediastinum di belakang os sternum, kelenjar timus hanya dijumpai pada anak-anak di bawah 18 tahun.
Kelenjar timus terletak di dalam toraks kira-kira setinggi bifurkasi trakea, warnanya kemerah-merahan dan terdiri atas 2 lobus. Pada bayi baru lahir sangat kecil dan­beratnya kira-kira 10grarn atau lebih sedikit. Ukurannya bertambah pada masa remaja dari 30-40 gram kemudian berkerut lagi.
Adapun hormon yang dihasilkan kelenjar timus ber­fungsi sebagai berikut;
  1. Mengaktifkan pertumbuhan badan.
  2. Mengurangi aktifitas kelenjar kelamin.
KELENJAR SUPRA RENALIS / ADRENAL
Kelenjer suprarenal jumlahnya ada 2, terdapat pada bagian atas dari ginjal kiri dan kanan. Ukurannya berbeda-beda, beratnya rata-rata 5-9 gram. Kelenjar suprarenal ini terbagi atas 2 bagian yaitu:
  1. Bagian luar yang berwarna kekuningan yang mengha­silkan kortisol yang disebut korteks.
  2. Bagian medula yang menghasilkan adrenalin (epinefrin) dan nor adrenalin (nor epinefrin).
Zat-zat tadi disekresikan dibawah pengendalian sistem persarafan simpatis. Selcresinya bertambah dalam keadaan emosi seperti marah dan takut Berta dalam keadaan asfiksia dan kelaparan. Pengeluaran yang bertambah itu menaik­kan tekanan darah guna melawan shok.
Noradrenalin menaikan tekanan darah dengan jalan meranigsang serabut otot didalam dinding pembuluh darah untuk berkontraksi, adrenalin membantu metabolisme kar‑bohidrat dengan jalan menambah pengeluaran glukosa dari hati.
Beberapa hormon terpenting yang disekresikan oleh korteks adrenal adalah; Hidrokortison, aldosteron dan kor­tikosteron. Semuanya bertalian eras dengan metabolisme, pertumbuhan fungsi ginjal dan kondisi otot.
Pada insufiesiensi adrenal (penyakit addison) pasien menjadi kurus dan nampak sakit paling lemah, terutama karenatidak adanya hormon ini, sedangkan ginjal gagal menyimpan natrium dalam jumlah terlampau banyak, pe­nyakit ini diobati dengan kortison.
Fungsi kelenjar supra renalis bagian korteks terdiri dari  ;
  1. Mengatur keseimbangan air, elektrolit clan garam­garam.
  2. Mengatur/mempengaruhi metabolisme lemak, hidrat arang dan protein.
  3. Mempengaruhi aktifitas jafingan limfoid.
Hipofungsi, menyebabkan penyakit addison. Hiper­fungsi. Kelainan-kelainan yang timbul akibat hiperfungsi mirip dengan tumor suprarenal bagian korteks dengan ge­jala-gejala pada wanita biasa, terjadinya gangguan pertum­buhan seks sekunder.
Fungsi kelenjar suprarenalis bagian medula terdiri dari :
  1. Vaso konstriksi pembuluh darah perifer.
  2. Relaksasi bronkus.
Kontraksi selaput lendir dan arteriole pada kulit sehing­ga berguna untuk mengurangi perdarahan pada operasi kecil.
KELENJAR PIENALIS (EPIFISE)
Kelenjar ini terdapat di dalam otak, di dalam ventrikel ber­bentuk kecil merah seperti sebuah Gemara. Terletak dekat korpus.
Fungsinya belum diketahui dengan jelas, kelenjar ini menghasilkan sekresi interns dalam membantu pankreas dan kelenjar kelamin.
KELENJAR PANKREATIKA
Terdapat pada belakang lambung di depan vertebra lum­balis I dan II terdiri dari sel-sel alpa dan beta. Sel alpa menghasilkan hormon glukagon sedangkan sel-sel beta menghasilkan hormon insulin.
Hormon yang diberikan untuk pengobatan diabetes, insulin merupakan sebuah protein yang dapat turut dicer­nakan oleh enzim-enzim pencernaan protein.
Fungsi hormon insulin
Insulin mengendalikan kadar glukosa dan bila digunakan sebagai pengobatan, memperbaiki kemampuan sel tubuh untuk mengobservasi dan menggunakan glukosa dan lemak.
Pulau langerhans
Pulau-pulau langerhans berbentuk oval tersebar di seluruh pankreas dan terbanyak pada bagian kedua pankreas.
Dalam tubuh manusia terdapat 1-2 juta pulau-pulau langerhans, sel dalam pulau ini dapat dibedakan atas dasar granulasi dan pewarnaannya separuh dari sel ini mensekresi insulin, yang lainnya menghasilkan polipeptida dari pankreas diturunkan pada bagian eksokrin pankreas.
Fungsi kepulauan langerhans; Sebagai unit sekresi dalam pengeluaran homeostatik nutrisi, rnenghambat sek­resi insulin, glikogen dan polipeptida pankreas serta meng­nambat sekresi glikogen.
KELENJAR KELAMIN
Kelenjar testika. Terdapat pada pria terletak pada skrotum menghasilkan hormon testosteron.
Fungsi hormon testosteron. Menentukan sifat kejan­tanan, misalnya adanya jenggot, kumis, jakun dan lain-lain, menghasilkan sel mani (spermatozoid) serta mengontrol pekerjaan seks sekunder pada laki-laki.
Kelenjar ovarika. Terdapat pada wanita, terletak pada ovarium di samping kiri dan kanan uterus.
Menghasilkan hormon progesteron clan estrogen, hor­mon ini dapat mempengaruhi pekerjaan uterus serta mem­berikan sifat kewanitaan, misalnya pinggul yang besar, bahu sempit dan lain-lain.

Jawablah Pertanyaan Dibawah ini :
1. Tuliskan 6 fungsi Kelenjar Endokrim
2. Jelaskan Hormon yang bekerja sebagai zat pengendali produksi
3.  Tuliskan Fungsi kelenjar tiroid
4. Tuliskan Fungsi paratiroid
5. Jelaskan Apa yang kamu ketahui tentang Kelenjar Pienalis 


Sumber : http://irwan-tahir.blogspot.co.id/2014/11/sistem-endokrin-pada-manusia-materi.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Contoh soal biologi kelas XI semester 1

1. Teori sel yang menyatakan “omne cellula ex cellula” dikemukakan oleh … .

a. Robert Hooke
b. Rudolf Vircow
c. Felix Dujardin
d. Johanes Purkinje
e. Theodor Schwan
2. Berikut ini adalah bagian-bagian sel:
1) ribosom
2) sitoplasma
3) materi genetik
4) membran sel
5) membran inti
6) mitokondria
Bagian-bagian sel di atas yang pasti dimiliki oleh semua sel adalah … .
a. 1, 2, 3, 4
b. 2, 3, 4, 5
c. 1, 2, 3, 4, 5
d. 2, 3, 4, 5, 6
e. 1, 2, 3, 4, 5, 6
3. Plastida memiliki kesamaan dengan mitokondria dalam hal … .
a. penyimpanan karbohidrat, lemak, protein
b. mensintesis pigmen hijau, merah, kuning
c. ditemukan dalam organisme fotosintetik
d. mengandung DNA, RNA, ribosom
e. memiliki fungsi seperti mitokondria
4. Berikut pernyataan yang tidak benar mengenai lisosom … .
a. penghancuran organel sel yang rusak
b. dibungkus satu lapis fosfolipid bilayer
c. dibentuk oleh badan golgi
d. enzim dalam lisosom disintesis oleh ribosom bebas
e. berperan dalam autotomi (pelepasan ekor pada cicak)
5. Organel sel yang terdiri dari membran-membran paralel dengan rongga-rongga pipih atau berbentuk tubulus serta tidak bergranula, berfungsi dalam pembentukan … .
a. fosfolipid dan enzim
b. fosfolipid dan hormon
c. enzim dan hormon
d. fosfolipid dan kolesterol
e. kolesterol, enzim dan hormon
6. Berikut merupakan organel-organel sel:
1) vakuola
2) ribosom
3) lisosom
4) retikulum endoplasma
5) plastida
6) sentrosom
7) dinding sel
Organel sel yang hanya dimiliki oleh tumbuhan ditunjukkan oleh nomor … .
a. 1, 2, 3
b. 1, 3, 4
c. 1, 5, 6
d. 1, 2, 7
e. 5 dan 7
7. Organel yang berfungsi aktif pada pembelahan sel dan hanya terdapat pada sel hewan adalah … .
a. kromosom
b. ribosom
c. sentrosom
d. lisosom
e. autosom
8. Transpor aktif melalui membran sel terjadi … .
a. hanya pada garam dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah
b. hanya pada garam dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi
c. hanya pada molekul organik dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah
d. hanya pada molekul organik dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi
e. pada garam mineral maupun molekul organik dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi
9. Sel darah merah (eritrosit) bila dimasukkan ke dalam aquades akan mengalami proses … .
a. plasmolisis
b. osmosis
c. sel hancur
d. deplasmolisis
e. difusi berimbang
10. Di bawah ini adalah contoh transpor aktif, kecuali … .
a. endositosis
b. eksositosis
c. fagositosis
d. pinositosis
e. difusi terfasilitasi
11. Berikut ini merupakan ciri-ciri jaringan meristem, kecuali … .
a. totipotensi tinggi
b. protoplasma banyak
c. bentuk dan ukuran sama
d. rongga sel besar
e. isi sel tidak mengandung cadangan makanan dan kristal
12. Jaringan yang mengisi bagian-bagian di berbagai jaringan atau organ lain dalam tubuh tumbuhan adalah … .
a. parenkim
b. kolenkim
c. sklerenkim
d. klorenkim
e. xilem dan floem
13. Jaringan berikut ini yang dapat digolongkan ke dalam jaringan penunjang adalah … .
a. parenkim dan epidermis
b. kolenkim dan sklerenkim
c. parenkim, kolenkim, epidermis
d. parenkim dan sklerenkim
e. parenkim dan kolenkim
14. terbentuknya lingkaran tahun merupakan hasil aktivitas jaringan … .
a. kambium
b. meristem
c. histogen
d. felogen
e. dermatogen
15. Jaringan berikut termasuk silinder pusat akar tumbuhan dikotil, kecuali … .
a. floem
b. xilem
c. kambium
d. perisikel
e. endodermis
16. Akar cabang pada dikotil dan Gymnospermae dibentuk oleh … .
a. epidermis
b. hipodermis
c. endodermis
d. korteks
e. perisikel
17. Endodermis pada akar tumbuhan dilengkapi dengan penebalan gabus pada titik-titik kaspari untuk mengatur transportasi zat ke dalam xilem akar. Tumbuhan berikut yang tidak memiliki endodermis adalah … .
a. mangga
b. padi
c. jagung
d. jeruk
e. pinus
18. Perhatikan hal berikut!
1) letak berkas pembuluh
2) ada atau tidak adanya empulur
3) ada atau tidak adanya jari-jari empulur
4) ada atau tidak adanya kambium
Hal yang dapat digunakan sebagai pembeda batang monokotil dan dikotil adalah … .
a. 1, 2, 3
b. 1, 3
c. 2, 4
d. 4 saja
e. 1, 2, 3, 4
19. Transportasi apoplas pada tumbuhan adalah transportasi air … .
a. di dalam berkas pengangkut
b. melalui ruang-ruang antar sel
c. yang menembus sitoplasma dan vakuola
d. dari sel ke sel melalui plasmodesmata
e. di dalam berkas pembuluh angkut
20. Sel hidup dari tanaman yang tidak dapat ditumbuhkan di medium kultur jaringan adalah …
a. parenkim
b. polen
c. pembuluh tapis
d. sel sklereid
e. felem
21. Jaringan pada manusia yang cocok untuk fungsi sekresi dan proteksi adalah … .
a. epitel
b. lemak
c. darah
d. tulang
e. otot
22. Perhatikan gambar berikut!
Jaringan yang terdapat pada nefron ginjal dan kapiler darah adalah … .
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
23. Saraf motorik membawa impuls dari … .
a. alat indera ke pusat saraf
b. alat indera ke saraf simpatik
c. alat indera ke saraf parasimpatik
d. pusat saraf ke otot
e. otot ke saraf simpatik
24. Perhatikan gambar di bawah ini!
Bagian yang berperan sebagai penerima stimulus adalah nomor … .
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
25. Berikut ini gambar struktur tulang
Bagian yang disebut matriks yang mengandung bahan organik berupa protein dan bahan anorganik yang terdiri atas kalsium karbonat ditunjukkan oleh nomor … .
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
26. Jaringan-jaringan di bawah ini merupakan jaringan ikat dewasa, kecuali … .
a. otot
b. osteon
c. kartilago
d. tendon
e. ligamen
27. Persamaan antara otot rangka dan otot jantung ialah … .
a. bekerja di bawah kesadaran
b. merupakan otot polos
c. tersusun atas serabut sarkoplasma
d. letak inti di tengah sarkoplasma
e. kontraksi lambat
28. Transplantasi organ bertujuan untuk menggantikan organ tubuh yang rusak dengan organ baru, misalnya hati, kulit, jantung. Tranplantasi organ dari orang lain sering mengalami kegagalan, hal ini disebabkan … .
a. tidak terjadi vaskularisasi
b. sel limfosit menghasilkan antibodi dan makrofag “memakan” jaringan asing tersebut
c. golongan darah tidak sesuai
d. syaraf mengalami kerusakan
e. produksi antibodi terhambat
29. Berikut ini fungsi sistem rangka bagi tubuh manusia, kecuali … .
a. haemopitik
b. depomineral
c. fiksasi otot
d. detoksifikasi
e. lokomotif
30. Berikut ini bagian tubuh kita:
1) hidung
2) persendian
3) telinga
4) saluran pernafasan
Bagian tubuh kita yang memiliki jaringan tulang rawan adalah … .
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 3 dan 4
e. 1, 2, 3, 4
31. Rangka dada dibentuk oleh sejumlah tulang antara lain yang melekat pada tulang dada dan tulang punggung adalah tulang … .
a. selangka
b. belikat
c. rusuk sejati
d. rusuk palsu
e. rusuk melayang
32. Gerakan lengan menjauhi sumbu tubuh disebabkan oleh aktivitas otot … .
a. abduktor
b. adduktor
c. fleksor
d. ekstensor
e. supinator
33. Persendian antara tulang lengan dengan gelang bahu disebut … .
a. putar
b. peluru
c. pelana
d. engsel
e. geser
34. Berikut ini syarat terjadinya gerak pada tubuh hewan tingkat tinggi atau manusia, kecuali…
a. adanya energi
b. adanya asetilkolin
c. adanya serabut aktin dan miosin
d. adanya propulsi
e. adanya serabut kolagen
35. Energi yang diperlukan untuk terjadinya kontraksi otot berasal dari … .
a. AMP
b. ATP
c. glukosa
d. sukrosa
e. galaktosa
36. Kontraksi otot melibatkan hal berikut ini:
1) asetilkolin
2) rangsang
3) aktin dan miosin
4) aktomiosin
5) energi
urutan mekanisme kontraksi otot yang benar adalah … .
a. 1 – 2 – 3 – 4 – 5
b. 1 – 2 – 4 – 5 – 3
c. 2 – 1 – 3 – 4 – 5
d. 2 – 1 – 3 – 5 – 4
e. 5 – 1 – 2 – 3 – 4
37. Pertumbuhan jaringan abnormal pada tulang yang disebabkan oleh sumber lain atau bukan dari sel tulang disebut … .
a. multiple myeloma
b. osteosarkoma
c. nekrosis
d. kanker tulang primer
e. kanker tulang sekunder
38. Doping adalah penggunaan zat kimia buatan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja tubuh. Doping dibedakan beberapa macam sesuai fungsinya. Berikut dampak negatif dari doping yang berfungsi meningkatkan daya ikat terhadap oksigen dan peningkatan produksi eritrosit … .
a. kemandulan
b. kebotakan
c. ketagihan
d. serangan jantung dan stroke
e. koordinasi dan keseimbangan tubuh terganggu yang berlanjut gangguan jiwa
39. Komponen manakah di bawah ini yang tidak terdapat dalam plasma darah?
a. oksigen
b. albumin
c. globulin
d. fibrinogen
e. trombinogen
40. Sel darah berikut ini yang akan menurun jumlahnya bila tubuh kekurangan vitamin B11 dan B12 adalah … .
a. eritrosit
b. leukosit
c. trombosit
d. limfosit
e. monosit.
41. Seorang anak dengan ciri-ciri sering kejang, pertumbuhan tulang tidak normal dan pembekuan darah lambat, kemungkinan kekurangan … .
a. vitamin K
b. vitamin D
c. unsur P
d. unsur Ca
e. unsur Na
42. Dalam plasma darah CO2 akan larut membentuk asam karbonat:
CO2 + H2O H2CO3
Proses pembentukan asam karbonat tersebut dipercepat oleh adanya enzim … .
a. karbomino hemoglobin
b. karbonat anhidrase
c. dekarboksilase
d. dehidrogenase
e. glukokinase
43. Perhatikan gambar di samping ini!
Gambar perdaran darah di atas terdapat pada … .
a. ikan
b. katak
c. reptilia
d. aves
e. mamalia
Untuk menjawab soal nomor 44 dan 45 perhatikan gamber berikut!
44. Pembuluh darah yang ditunjuk nomor 6 adalah … .
a. vena cava inferior
b. vena cava superior
c. vena pulmonalis
d. vena porta hepatica
e. arteri pulmonalis
45. Sistem pembuluh darah yang membawa hasil pencernaan dari usus halus vertebrata adalah sistem vena yang ditunjukkan oleh nomor … .
a. 1
b. 2
c. 4
d. 5
e. 6
46. Peredaran limfe di tubuh bersifat terbuka, sehingga aliran limfe di pembuluh terjadi karena adanya … .
a. denyut nadi
b. tekanan jantung
c. energi pengaktif
d. pengaruh gravitasi
e. kontraksi otot
47. Rano bergolongan darah B tidak dapat menjadi donor bagi Rani yang bergolongan darah A. Hal tersebut dikarenakan … .
a. antibodi dalam plasma darah Rano menggumpalkan antigen A dalam eritrosit Rani
b. antibodi dalam plasma darah Rano menggumpalkan antigen A dalam plasma darah Rani
c. antibodi dalam plasma darah Rani menggumpalkan antigen B dalam plasma darah Rano
d. antibodi dalam eritrosit Rani akan menggumpalkan antigen B dalam plasma darah Rano
e. antibodi dalam plasma darah Rani akan menggumpalkan antigen B dalam eritrosit Rano
48. Anemia pada manusia disebabkan hal berikut ini, kecuali … .
a. kekurangan hemoglobin
b. kekurangan zat besi
c. kekurangan eritrosit
d. infeksi cacing tambang
e. kekurangan protein dan lemak dalam makanan
49. Perhatikan beberapa hal berikut:
1) mendaki gunung tinggi
2) adanya gas CO dalam udara
3) kehilangan banyak darah karena luka
4) infeksi virus pernafasan
Selain penerbangan secara akrobatik anoksia pada manusia dapat disebabkan oleh … .
a. 1, 2 dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4 saja
e. 1, 2, 3, 4
50. Suatu penyakit keturunan di mana eritrosit berbentuk bulan sabit sehingga afinitas terhadap oksigen berkurang adalah … .
a. anemia
b. leukimia
c. talasemia
d. sickle cell anemia
e. hemofili

Sumber : https://wisnupower.wordpress.com/soal-biologi-kelas-xi-semester-1/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sistem Ekskresi Manusia

Sistem Ekskresi

Ekskresi merupakan proses pengeluaran zat sisa metabolisme tubuh, seperti CO2, H2O, NH3, zat warna empedu dan asam urat. Beberapa istilah yang erat kaitannya dengan ekskresi adalah sebagai berikut.
  1. Defekasi : yaitu proses pengeluaran sisa pencernaan makanan yang disebutfeses. Zat yang dikeluarkan belum pernah mengalami metabolisme di dalam jaringan. Zat yang dikeluarkan meliputi zat yang tidak diserap usus sel epitel, usus yang rusak dan mikroba usus.
  2. Ekskresi : yaitu pengeluaran zat sampah sisa metabolisme yang tidak berguna lagi bagi tubuh.
  3. Sekresi : yaitu pengeluaran getah oleh kelenjar pencernaan ke dalam saluran pencernaan. Getah yang dikeluarkan masih berguna bagi tubuh dan umumnya mengandun genzim.
  4. Eliminasi : yaitu proses pengeluaran zat dari rongga tubuh, baik dari rongga yang kecil (saluran air mata) maupun dari rongga yang besar (usus).

Fungsi Sistem Ekskresi

  1. Membuang limbah yang tidak berguna dan beracun dari dalam tubuh
  2. Mengatur konsentrasi dan volume cairan tubuh (osmoregulasi)
  3. Mempertahankan temperatur tubuh dalam kisaran normal (termoregulasi)
  4. Homeostasis

ALAT-ALAT EKSKRESI PADA MANUSIA

Ginjal (ren)

Ginjal.jpg

Ginjal (ren) manusia berjumlah sepasang, terletak di rongga perut sebelah kanan depan dan kiri depan ruas-ruas tulang belakang bagian pinggang. Ginjal kanan lebih rendah dari pada ginjal kiri karena di atas ginjal kanan terdapat hati. Ginjal berbentuk seperti biji ercis dengan panjang sekitar 10 cm dan berat sekitar 200 gram. Ginjal yang dibelah secara membujur akan memperlihatkan bagian-bagian korteks yang merupakan lapisan luar. Medula (sumsum ginjal), dan pelvis (rongga ginjal). Di bagian korteks terdapat jutaan alat penyaring yang disebut nefron. Setiap nefron terdiri atas badan Malpighi dan tubulus kontortus. Badan Malpighi terdiri atas kapsula (simpai) Bowman Dan glomerulus. Glomrerulus merupakan anyaman pembuluh kapiler. Kapsula Bowman berbentuk mangkuk yang mengelilingi glomerulus.’I’ubulus kontortus terdiri atas tubulus kontortus proksimal. tubulus kontortus distal. Dan tubulus kontortus kolektivus. Di antara
tubuIus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distal terdapat gelung /lengkung Henle pars ascenden (naik) dan pars descenden (turun).
Penamaan beberapa bagian ginjal mengambil nama ahli yang berjasa dalam penelitian ginjal. Kapsula Bowman mengambil nama William Bowman (l816 – 1892). Seorang ahli bedah yang merupakan perintis di bidang saluran kentih yang mengidentifikasi kapsula tersebut. Lengkung Henle meugambil nama Jacob Henle (1809-1885), seorang ahli anatomi berkebangsaan Jerman yang mendeskripsikan lengkung di dalam ginjal tersebut. Glomerulus di identifikasi oleh seorang ahli mikroanatomi berkebangsaan ltalia bernama Marcerllo Malpighi (1628 – 1694). Ginjal merupakan alat pengeluaran sisa metabolisme dalam bentuk urine yang di dalamnya mengandung air, amoniak (NH3), ureum, asam urat dan garam mineral tertentu. Penderita diabetes miletus urine mengandung glukosa.

Fungsi ginjal

Ginjal merupakan alat ekskresi penting yang mempunyai beberapa fungsi, antara lain menyaring darah sehingga menghasilkan urine; mengekskresikan zat-zat yang membahayakan tubuh. misalnya protein-protein asing yang masuk ke dalam tubuh, urea, asam urat. dan bermacam -macam garam; mengekskresikan zat-zat yang jumlahnya berlebihan, misalnya kadar gula darah yang melebihi normal; mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler; dan mempertahankan keseimbangan asam dan basa.
  • Mengekskresikan zat-zat yang merugikan bagi tubuh, antara lain :
  1. urea, asam urat, amoniak, creatinin
  2. garam anorganik
  3. bacteri dan juga obat-obatan
  • Mengekskresikan gula kelebihan gula dalam darah
  • Membantu keseimbangan air dalam tubuh, yaitu mem-pertahankan tekanan osmotik ektraseluler
  • Mengatur konsentrasi garam dalam darah dan keseim-bangan asam basa darah.

Anatomi ginjal, meliputi :

Lapisan luar (korteks/ kulit ginjal) yang mengandung kurang lebih 1 juta nefron. Tiap nefron terdiri atas badan malpighi (badan renalis) yang tersusun dari kapsula bowman dan glomerulus.
Lapisan dalam (medula/ sumsum ginja) yang terdiri atas tubulus kontorti yan gbermuara pada tonjolan papila di ruang (pelvis renalis). Tubulus kontorti terdiri atas tubulus kontorti proksimal dan tubulus kontorti distal.

Proses pembentukan urine :

Terdapat 3 proses penting yang berhubungan dengan proses pembentukan urine, yaitu :
  1. Filtrasi (penyaringan) : kapsula bowman dari badan malpighi menyaring darah dalam glomerus yang mengandung air, garm, gula, urea dan zat bermolekul besar (protein dan sel darah) sehingga dihasilkan filtrat glomerus (urine primer). Di dalam filtrat ini terlarut zat yang masih berguna bagi tubuh maupun zat yang tidak berguna bagi tubuh, misal glukosa, asm amino dan garam-garam.
  2. Reabsorbsi (penyerapan kembali) : dalam tubulus kontortus proksimal zat dalam urine primer yang masih berguna akan direabsorbsi yang dihasilkan filtrat tubulus (urine sekunder) dengan kadar urea yang tinggi.
  3. Ekskesi (pengeluaran) : dalam tubulus kontortus distal, pembuluh darah menambahkan zat lain yang tidak digunakan dan terjadi reabsornsi aktif ion Na+ dan Cl- dan sekresi H+ dan K+. Di tempat sudah terbentuk urine yang sesungguhnya yang tidak terdapat glukosa dan protein lagi, selanjutnya akan disalurkan ke tubulus kolektifus ke pelvis renalis.
Dari kedua ginjal, urine dialirkan oleh pembuluh ureter ke kandung urine (vesika urinaria) kemudian melalui uretra, urine dikeluarkan dari tubuh.
Hal yang perlu diperhatikan meliputi :
  • Dalam keadaan normal urine tidak mengandung glukosa dan protein
  • Diabetes melitus terjadi karena adanya glukosa dalam urine yang disebabkan kekurangan hormon insulin
  • Banyak urine yan gdikeluarkan tergantung dari banyaknya air yang diminum dan kadar ADH.

Gangguan pada ginjal :

  • Nefritis : disebabkan gangguan pada nefron karena infeksi kuman, akibatnya kadar ureum dalam darah meningkat. Nefritis dapat menimbulkan uremia, yaitu adanya uriene yang masuk ke dalam darah, sehingga menyebabkan penyerapan air terganggu dan tertimbun di kaki yang disebut oedema.
  • Diabetes melitus (kencing manis) : disebabkan kekuranga insulin, akibatnya kadar glukosa darah meningkat.
  • Diabetes inspidus (penyalit kuning) : disebabkan tidak ada hormon adh, akibatnya urine meningkat.
  • Albuminuria : disebabkan adanya protein dalam urine, akibatnya kerusakan atau iritasi sel ginjal karena infeksi.
  • Batu ginjal : disebabkan kekurangan minum dan sering menahan kencing, akibatnya mengendap menjadi batu ginjal.
  • Polyuria : yaitu urine yang dikeluarkan sangat banyak dan encer, disebabkan kemampuan nefron untuk mengadakan reabsorbsi sangat rendah atau gagal.
  • Oligouria : yaitu urine yang dikeluarkan sangat sedikit bahkan tidak berurine, disebabkan oleh kerusakan ginjal secara total.

Kulit

kulit.jpg
Kulit (integumen) merupakan lapisan terluar tubuh manusia dan pelindung bagian dalam tubuh.

Susunan Kulit

Kulit tersusun atas tiga lapisan, yaitu epidermis (lapisan luar/kulit ari), dermis (lapisan dalam/kulit jangat). Dan hipodermis (jaringan ikat bawah kulit).
1) Epidermis
Lapisan epidermis terdiri atas stratum korneum, stratum lusidum. stratum granulosum,dan stratum germinativum. Stratum korneum tersusun dari sel-sel mati dan selalu mengelupas. Stratum lusidum tersusun atas sel-sel yang tidak berinti dan berfungsi mengganti stratum korneum. Stratum granulosum tersusun atas sel-sel yang berinti dan mengandung pigmen melanin. Stratum germinativum tersusun atas sel-sel yang selalu membentuk sel-sel baru ke arah luar.
  • Stratum korneum, merupakan lapisan zat tanduk, mati dan selalu mengelupas.
  • Stratum lusidium, merupakan lapisan zat tanduk
  • Stratum granulosum, mengandung pigmen
  • Stratum germonativum, selalu membentuk sel-sel baru ke arah luar
2) Dermis
Dermis terletak di bawah epidermis. Lapisan ini mengandung akar rambut, pembuluh darah, kelenjar, dan saraf. Kelenjar yang terdapat dalam lapisan ini adalah kelenjar keringat (glandula sudorifera) dan kelenjar minyak (glandula sebasea). Kelenjar keringat menghasilkan keringat yang di dalamnya terlarut berbagai macam garam. terutama garam dapur. Keringat dialirkan melalui saluran kelenjar keringat dan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui poripori. Di dalam kantong rambut terdapat akar rambut dan batang rambut. Kelenjar minyak berfungsi menghasilkan minyak yang berfungsi meminyaki rambut agar tidak kering. Rambut dapat tumbuh terus karena mendapat sari-sari makanan pembuluh kapiler di bawah kantong rambut. Di dekat akar rambut terdapat otot penegak rambut.
  • Akar rambut
  • Pembuluh darah
  • Syaraf
  • Kelenjar minyak (glandula sebasea)
  • Kelenjar keringat (glandula sudorifera)
  • Lapisan lemak, terdapat di bawah dermis yang berfungsi melindungi tubuh dari pengaruh suhu luar
3) Hipodermis
Hipodermis terletak di bawah dermis. Lapisan ini banyak mengandung lemak. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan, pelindung tubuh terhadap benturan, dan menahan panas tubuh.

Fungsi kulit

Sebagai alat ekskresi. kulit berfungsi mengeluarkan keringat. Fungsi kulit yang lain, antara lain melindungi tubuh terhadap gesekan, kuman, penyinaran, panas. dan zat kimia;
mengatur suhu tubuh; menerima rangsang dari luar: serta mengurangi kehilangan air.
Kelenjar keringat menyerap air dan garam, terutama garam dapur dan darah di pembuluh kapiler. Keringat yang dikeluarkan melalui pori-pori di permukaan kulit akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh menjadi tetap. Pada keadaan normal. keringat akan keluar dari tubuh sebanyak sekitar 50 mL setiap jam. Beberapa faktor yang dapat memacu pengeluaran keringat. antara lain peningkatan aktivitas tubuh. peningkatan suhu lingkungan, dan goncangan emosi. Emosi akan merangsang saraf simpatis untuk memperkecil pengeluaran keringat dengan cara mempersempit pembuluh darah. Pengeluaran keringat yang berlebihan, misalnya karena terik matahari atau kegiatan tubuh yang berlebihan, dapat menyebabkan terjadi lapar garam. Kekurangan kadar garam darah dapat mengakibatkan kekejangan dan pingsan.

Paru-paru (pulmo)

paru2.jpg
Penguraian karbohidrat (glukosa) dan lemak kecuali menghasilkan energi akan menghasilkan zat sisa berupa CO2 dan H2O yang akan dikeluarkan lewat paru-paru. Seseorang yang berada dalam daerah dingin waktu ekspirasi akan tampak menghembuskan uap. Uap tersebut sebenarnya merupakan carbondioksisa dan uap air yang dikeluarkan saat terjadi pernafasan.

Hati (hepar)

hati.gif
Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh, terdapat di rongga perut sebelah kanan atas, berwarna kecoklatan. Hati mendapat suplai darah dari pembuluh nadi (arteri hepatica) dan pembuluh gerbang (vena porta) dari usus. Hati dibungkus oleh selaput hati (capsula hepatica). Hati terdapat pembuluh darah dan empedu yang dipersatukan selaput jaringan ikat (capsula glison). Hati juga terdapat sel-sel perombak sel darah merah yan gtelah tua disebut histiosit.
Sebagai alat eksresi hati menghasilkan empedu yang merupakan cairan jernih kehijauan, di dalamnya mengandung zat warna empedu (bilirubin), garam empedu, kolesterol dan juga bacteri serta obat-obatan. Zatr warna empedu terbentuk dari rombakan eritrosit yang telah tua atau rusak akan ditangkap histiosit selanjutnya dirombak dan haeglobinnya dilepas.
Fungsi hati :
  1. Menyimpan kelebihan gula dalam bentuk glikogen (gula otot)
  2. Merombak kelebihan asam amino (deaminasi)
  3. Menawarkan racun
  4. Membentuk protombin dan fibrinogen
  5. Membentuk albumin dan globulin
  6. Mengubah provitamin a menjadi vitamin a
  7. Tempat pembentukan urea
  8. Menghasilkan empedu
  9. Tempat pembentukan dan penghancuran eritrosit yang telah tua

KELAINAN dan PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI

Kelainan dan penyakit yang menyerang sistem ekskresi dapat disebabkan oleh banyak hal. Misalnya virus, bakteri, jamur. Efek samping obat atau pola makan yang tidak sehat. Beberapa penyakit pada sistem ekskresi antara lain sebagai berikut.
1. Albuminuria
Albuminuria adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan urine penderita mengandung albumin. Albumin merupakan protein yang bermanfaat bagi manusia karena berfungsi untuk mencegah agar cairan tidak terlalu banyak keluar dari darah. Penyakit ini rnenyebabkan terlalu banyak albumin yang lolos dari saringan ginjal dan terbuang bersama urine. Penyakit ini antara lain disebabkan oleh kekurangan protein. penyakit ginjal. dan penyakit hati.
2. Hematuria
Hematuria (kencing darah) adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan urine penderita mengandung darah. Penyakit ini antara lain disebabkan oleh peradangan gnjal, batu ginjal, dan kanker kandung kemih.
3. Nefrolitiasis
Nefrolitiasis (batu ginjal) adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan adanya batu pada ginjal. saluran ginjal, atau kandung kemih. Batu ginjal pada umumnya mengandung garam kalsium ( zat kapur) antara lain kalsium oksalat, kalsium fosfat, atau campurannya. Batu ginjal terbentuk karena konsentrasi unsur-unsur tersebut dalam urine tinggi. yang dipercepat dengan infeksi dan penyumbatan pada ureter. Penyakit ini diobati dengan cara mengeluarkan batu ginjal. Apabila batu ginjal masih berukuran kecil, dapat dihancurkan dengan obat-obatan. Apabila batu ginjal sudah berukuran besar, harus dikeluarkan dengan tindakan operasi. Dengan kemajuan ilmu dan teknologi, batu ginjal dapat dihancurkan dengan gelombang suara yang berintensitas tinggi tanpa perlu tindakan operasi.
4. Nefritis
Nefritis adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan peradangan ginjal. khususnya nefron. Proses peradangan biasanya berasal dari glomerulus, kemudian menyebar ke jaringan sekitarnya. Penyakit ini harus segera ditangani dokter.
5. Gagal Ginjal
Gagal ginjal adalah ketidakmampuan, ginjal menjalankan fungsinya, akibatnya zat-zat yang seharusnya dapat dikeluarkan rnelalui ginjal menjadi tertumpuk di dalam darah. Salah satu contohnya adalah timbulnya uremia, yaitu peningkatan kadar urea di dalam darah. Kadar urea darah yang tinggi dapat menimbulkan keracunan dan mengakibatkan kematian. Gagal ginjal antara lain disebabkan oleh nefritis. Penyakit ini dapat diatasi dengan dua alternatif. Pertama melakukan dialisis ginjal (cuci darah) yang diIakukan secara rutin. Kedua dengan transplantasi (cangkok) ginjal dari donor. Cangkok ginjal dapat dilakukan jika ada kecocokan antara organ donor dan jaringan penderita sehingga tidak terjadi penolakan.
6. Diabetes Insipidus
Diabetes insipidus adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan meningkatnya jumlah urine sampai 20-30 kali lipat karena kekurangan hormon antidiuretika (ADFI). Penyakit ini dapat diatasi dengan pemberian ADH sintetik. 7. Diabetes Melitus
Diabetes melitus (kencing manis) adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan kadar glukosa darah melebihi normal karena kekurangean hormon insulin. Kelebihan glukosa darah akan dikeluarkan bersama urine. Diabetes melitus pada anak diatasi dengan penyuntikan insulin secara rutin. Diabetes melitus pada orang dewasa dapat diatasi dengan mengatur diet, olahlaga. dan pemberian obat-obatan penurun kadar glukosa darah.
8. Hepatitis
Hepatitis adalah radang hati yang umumnya disebabkan oleh virus. Penyakit ini dapat dicegah dengan vaksin hepatitis, menjaga kebersihan lingkungan. menghindari kontak langsung dengan penderita hepatitis dan tidak menggunakan jarum suntik untuk pemakaian lebih baik satu kali. Beberapa hepatitis. antara lain hepatitis A dan B. Penderita hepatitis mengalami perubahan warna kulit dan putih mata menjadi berwarna kuning. Urine penderita pun berwarna kuning. bahkan kecokelatan seperti teh.
9. Sirosis Hati
Sirosis hati adalah kelainan pada hati yang ditandai dengan timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel-sel normal hati. Sirosis hati sering terjadi pada peminum alkohol, keracunan obat-obatan, infeksi bakteri. atau komplikasi hepatitis. Karena hati merupakan organ yang mempunyai banyak fungsi vital, sirosis hati akan menimbulkan beberapa akibat, antara lain gangguan kesadaran, koma, dan kematian. Pengobatan sirosis hati ditujukan pada penyebab utamanya, pemulihan fungsi hati. sampai transplantasi hati.
10. Gangren
Gangren adalah kematian jaringan lunak yang disebabkan oleh gangguan pengaliran darah ke jaringan tersebut. Gangren sering terjadi di tangan dan kaki karena gangguan aliran darah. Ganggren banyak terjadi pada penderita diabetes melitus dan aterosklerosis yang sudah lanjut. Jaringan yang terkena mula-mula menjadi kebiruan dan terasa dingin jika disentuh. kemudian menghitam dan berbau busuk. Untuk mengatasi infeksi diperlukan antibiotik. Pada keadaan yang tidak tertolong bagian tubuh yang terkena gangren harus diamputasi.
11. Kencing Batu
Kencing batu disebabkan pembentukan endapan zat kapur (kalium) dalam ginjal. Endapan ini dapat terjadi pada rongga ginjal atau dalam kantong kemih. Jika endapan terbentuk di dalam rongga ginjal disebut batu ginjal. Jika terbentuk di dalam kantong kemih disebut kencing batu. Baik batu ginjal maupunpun kencing batu dapat dihilangkan dengan pembedahan {operasi), pengobatan, atau penembakan dengan sinar laser.

Sumber : https://dwihendri.wordpress.com/materi-biologi-sistem-ekskresi/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS